Tergolongkah kita?

اَلسَّلاَ مُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍٍ، وَعَلَى آلِهِ مُحَمَّدٍٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍٍ وَعَلَى آلِهِ مُحَمَّدٍٍ كَمَا بَارِكَتْ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْ




Bismillahirrahmanirrahim,

Diriwayatkan dalam satu hadith bahwa pada suatu malam,

Rasulullah sallalahu'alaihi wassallam (peace be upon him) bersolat hanya membaca satu ayat sahaja pada setiap rakaat solatnya sehingga ketika rukuk dan sujudnya, Baginda mengadu kepada Allah SWT membacakan ayat ini;

"Jika engkau menyeksa mereka sesungguhnya mereka adalah hambamu. Sekiranya engkau mengampunkan mereka, sesungguhnya Engkau Maha Perkasa, Lagi Maha Bijaksana"- (Al-Maidah 118)

Dan Abdullah b. Amr. b. Al-Asr r.a meriwayatkan:

"Setelah selesai solat, Baginda mengangkat kedua belah tangannya sambil berdoa dalam keadaan menangis.
Ya  Allah Ya Tuhanku, Umatku..... Umatku.... Umatku....."


اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍٍ، وَعَلَى آلِهِ مُحَمَّدٍٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍٍ وَعَلَى آلِهِ مُحَمَّدٍٍ كَمَا بَارِكَتْ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْ



Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa’alaa aali Muhammadin, kamaa shallaita ‘alaa Ibraahim wa’alaa aali Ibrahim, wa baarik ‘alaa Muhammadin wa’alaa aali Muhammadin,, kama baarakta ‘alaa Ibrahiima wa’alaa aali Ibraahima, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid.

"Tiada seorang pun yang memberikan salam kepadaku (setelah kewafatanku), melainkan Allah mengembalikan rohku sehinggalah aku dapat menjawab salam orang itu"- (HR Abu Daud, Sahih Menurut Imam An-Nawawi)

Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

"Barangsiapa berselawat kepadaku (Muhammad) satu kali maka Allah berselawat kepadanya sepuluh kali dan akan dihapuskan dosanya dan diangkat baginya sepuluh darjat"- (HR An-Nasaie)

"Setiap Nabi mempunyai doa yang mustajab, maka setiap Nabi bersegera memanfaat doa itu. Tetapi aku menyimpan doa itu sebagai penolong umatku pada hari Kiamat"- (HR Muslim)

Persoalannya adakah saya, kamu, kita semua tergolong daripada umat Nabi Muhammad yang mendapat doa itu? Jawapan yang hanya diri kita sendiri ketahui. Tidak perlu dibandingkan dengan siapa-siapa. Hanya lihat diri kita sendiri. Kerna hanya diri kita sahaja yang mengenali dan mengetahui pahala serta dosa yang kita lakukan.

Rasulullah sallalahu'alaihi wassallam (peace be upon him) duduk bersama para sahabatnya, terucap dari mulut Baginda;

"Wahai Abu Bakr, aku begitu rindu hendak bertemu dengan ikhwanku (saudara-saudaraku)"

"..Ikhwanku adalah mereka yang belum pernah melihatku tetapi mereka beriman denganku dan mencintai aku melebihi anak dan orang tua mereka. Mereka itu adalah saudara-saudaraku dan mereka bersama denganku.. Beruntunglah mereka yang melihat dan beriman kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah melihatku"- (HR Muslim) 

WAllahualam. Reminder for myself and all of us. Terima kasih. JazakAllahu Khairan Katheeran


No comments: